PANDEGLANG, INST-Media.id – Cuaca buruk yang melanda wilayah Banten ternyata membawa berkah bagi sejumlah nelayan tradisional di Pandeglang dan Lebak. Dalam kondisi cuaca ekstrem, mereka justru berhasil menangkap ikan kecil dalam jumlah melimpah, mencapai 2,5 ton per kapal.
Ikan-ikan kecil yang meloncat ke daratan akibat gelombang tinggi menjadi viral di media sosial. Momen ini menarik perhatian warga pesisir dan wisatawan yang turut menangkap ikan tersebut. Fenomena menarik ini terjadi ketika nelayan dari Indramayu, Jawa Barat, ikut berburu ikan jenis cekong atau cireng, yang juga banyak bermunculan di perairan Laut Panimbang.
Di wilayah Lebak, nelayan juga melaporkan tangkapan ikan kecil jenis petek. Meskipun ikan-ikan ini tidak memiliki nilai jual tinggi, mereka dapat diolah menjadi ikan asin yang dijual seharga Rp2.500 per kilogram.
Yono, salah seorang nelayan dari Indramayu, menyatakan kebahagiaannya atas hasil tangkapannya. “Saya merasa senang mendapatkan ikan cireng yang viral ini. Ikan ini memang tengah banyak di laut, dan kami berhasil menangkapnya dalam jumlah besar. Walaupun harga jualnya tidak mahal, banyaknya ikan yang ditangkap membuat kami bisa meraih keuntungan yang lumayan,” ujarnya.
Sementara itu, bagi para nelayan, fenomena ini jarang terjadi. Dalam kondisi cuaca buruk, dengan gelombang mencapai 2,5 meter, ikan-ikan kecil justru lebih banyak muncul. “Kami berharap cuaca ekstrem ini tidak merusak perahu-perahu kami, agar kami bisa terus beraktivitas menangkap ikan kecil yang melimpah,” tambah Yono, mengungkapkan harapannya di tengah tantangan cuaca yang ekstrem. *(RED)



