Monday, April 20, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenDramatis! Detik-detik Bakamla RI Selamatkan 6 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten

Dramatis! Detik-detik Bakamla RI Selamatkan 6 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

BANTEN, INST-Media.id – Enam awak kapal Tug Boat (TB) Mega 09 berhasil diselamatkan setelah kapal mereka tenggelam di perairan utara Pulau Tempurung, Banten, Minggu (2/2/2025). Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301 milik Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bergerak cepat melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak.

Insiden bermula ketika TB Mega 09 mengalami kendala hingga akhirnya tenggelam. Sementara itu, tongkang Penata Besar yang mereka tarik ikut hanyut terbawa arus. Pukul 09.20 WIB, KN Tanjung Datu-301 yang sedang berlayar di sekitar perairan Cilegon langsung menuju lokasi kejadian setelah berkoordinasi dengan VTS Merak.

Sekitar pukul 10.30 WIB, tim Bakamla RI tiba di lokasi dan segera melakukan operasi Search and Rescue (SAR). Enam awak kapal yang berhasil diselamatkan adalah:

- Advertisement -
space iklan 300x250

Ali Usman (Kapten, 34 tahun)

Ismail (Jurumudi, 54 tahun)

- Advertisement -
space iklan 300x250

Wahyudin (Kelasi, 19 tahun)

Ridho (Kelasi, 26 tahun)

Alexandro (KKM, 28 tahun)

Boni Alvano (CO, 55 tahun)

Mereka dievakuasi ke KN Tanjung Datu-301 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain menyelamatkan korban, Bakamla RI juga berhasil mengevakuasi tongkang Penata Besar dengan bantuan TB Sahabat Kapuas Utama. Tongkang tersebut kemudian diserahkan kepada instansi terkait, yakni Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab tenggelamnya TB Mega 09 serta potensi pencemaran laut akibat tumpahan BBM.

Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, menegaskan bahwa Bakamla RI akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan pelayaran di perairan Indonesia.

“Tindakan cepat ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga keamanan laut dan menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Dengan respons cepat dari Bakamla RI, enam awak kapal yang terjebak dalam situasi berbahaya berhasil diselamatkan, sementara kondisi perairan tetap dalam pengawasan ketat. *(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular