JAKARTA, INST-Media.id – Film Rumah Tanpa Cahaya menjadi salah satu film drama keluarga Indonesia yang menyentuh emosi penonton. Film ini mengangkat kisah tentang kehidupan sebuah keluarga sederhana yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah kehilangan sosok ibu yang selama ini menjadi penopang utama rumah tangga.
Cerita berfokus pada keluarga Nurul dan Qomar yang menjalani hidup sederhana dengan mengelola usaha kecil. Nurul digambarkan sebagai sosok ibu yang penuh kasih, sabar, dan selalu menjadi “cahaya” bagi suami serta kedua anaknya. Kehadirannya bukan hanya menjaga kehangatan rumah, tetapi juga menjadi perekat hubungan antaranggota keluarga.
Namun, kehidupan mereka berubah drastis ketika Nurul meninggal dunia. Rumah yang sebelumnya hangat dan penuh canda perlahan terasa sunyi. Qomar harus berjuang melawan rasa kesepian, sementara kedua anaknya mulai menyadari betapa besar peran seorang ibu dalam kehidupan mereka. Kehilangan tersebut membuat keluarga ini diuji secara emosional, sekaligus memaksa mereka belajar bertahan dan saling menguatkan.
Rumah Tanpa Cahaya tidak hanya menampilkan kesedihan akibat kepergian orang tercinta, tetapi juga menggambarkan bagaimana cinta seorang ibu tetap hidup meski raganya telah tiada. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan makna keluarga, pentingnya peran ibu, serta nilai kebersamaan yang sering kali baru disadari setelah kehilangan.
Disutradarai oleh Odi Harahap, film ini dibintangi oleh deretan aktor dan aktris ternama yang berhasil menghadirkan emosi secara kuat dan natural. Dengan alur cerita yang sederhana namun menyentuh, Rumah Tanpa Cahaya diharapkan menjadi tontonan yang mampu mengaduk perasaan sekaligus mengingatkan penonton untuk lebih menghargai kehadiran ibu dan keluarga selagi masih ada.



