CILEGON, INST-Media.id — Persiapan Festival Teater Banten (FTB) ke-4 di Kota Cilegon mulai memasuki tahap penting. Verifikasi proposal karya, workshop, hingga pembekalan peserta mulai digelar sebagai persiapan menuju pementasan yang dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo membuka kegiatan verifikasi proposal karya dan pembekalan peserta di Aula Dinas Sosial Rehabilitasi Kota Cilegon, Kamis (13/8/2026).
Fajar berharap FTB ke-4 menjadi ruang terbuka bagi para pelaku seni dari berbagai daerah untuk menunjukkan kreativitas dan gagasan mereka.
“Saya ingin FTB ke-4 menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh pelaku seni untuk berekspresi dan berkarya. Tidak ada sekat birokrasi maupun latar belakang, karena seni dan budaya merupakan milik kita bersama,” kata Fajar.
Ia juga meminta proses kurasi dilakukan secara objektif dengan tetap memberikan ruang bagi keberagaman ide dan cerita. Menurutnya, kekayaan cerita rakyat atau folklore di Banten merupakan bagian penting dari identitas budaya yang harus dijaga.
“Banten ini berdiri tidak hanya dengan infrastrukturnya saja, tetapi dari cerita. Banyak sekali cerita yang ada di setiap daerah, cerita kebudayaan, folklore yang paling penting harus dijaga,” ujarnya.
Ketua Panitia FTB ke-4 Hilal Ramadhan mengatakan verifikasi proposal dan workshop menjadi tahapan awal sebelum peserta mengikuti pementasan utama pada Oktober.
“Ini kegiatan verifikasi proposal karya para peserta. Selanjutnya ada workshop proposal karya dan pembekalan peserta yang lolos kurasi. Acara inti pada 1, 2, dan 3 Oktober,” jelas Hilal.
Tokoh Seni Cilegon Indra Kusuma menilai FTB menjadi ajang penting untuk mempertemukan ide dan karya seniman dari berbagai kabupaten/kota di Banten. *(RED)



