CILEGON, INST-Media.id – Puluhan pedagang daging sapi di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Banten, melakukan aksi mogok berjualan selama dua hari berturut-turut. Aksi ini dipicu melonjaknya harga daging sapi yang kini menembus Rp140 ribu per kilogram.
Pantauan di lokasi pada Selasa (27/1/2026), sejumlah lapak dan los basah yang biasa menjual daging sapi terlihat kosong dan tidak beroperasi. Kondisi tersebut berbeda dari hari normal, di mana aktivitas jual beli daging sapi cukup ramai.
Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Pasar Kranggot, Asep, mengatakan kenaikan harga daging sapi sudah terjadi sejak Desember lalu dan belum menunjukkan penurunan hingga kini.
“Sebelumnya harga daging masih Rp125 ribu per kilogram, sekarang naik jadi Rp140 ribu. Kami terpaksa mogok karena sulit menjual ke konsumen,” ujar Asep.
Menurutnya, tingginya harga membuat daya beli masyarakat menurun drastis. Jika tetap berjualan, pedagang khawatir mengalami kerugian karena daging tidak laku terjual.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Kranggot, Siti Rogayah, membenarkan adanya aksi mogok pedagang daging sapi tersebut. Ia menyebut pihak pemerintah daerah sedang berupaya melakukan langkah stabilisasi harga.
“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi. Masyarakat sementara kami imbau beralih mengonsumsi sumber protein lain seperti ayam atau ikan,” katanya.
Pemerintah berharap kenaikan harga daging sapi tidak berlangsung lama dan aktivitas perdagangan di Pasar Kranggot dapat kembali normal dalam waktu dekat.
Aksi mogok ini menjadi perhatian karena Pasar Kranggot merupakan salah satu pusat perdagangan utama di Kota Cilegon. *(RED)



