JAKARTA, iNST-Media.id – Dalam beberapa hari terakhir, harga emas terus mencetak rekor baru. Masyarakat pun mulai bertanya-tanya: ini waktu yang pas untuk membeli emas, atau justru saat yang tepat untuk menjual?
Merujuk pada pembaruan harga terbaru dari Antam per 12 April 2025, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram mencapai Rp1.904.000, naik Rp15.000 dibanding sehari sebelumnya. Harga buyback ikut naik menjadi Rp1.754.000 per gram. Tren ini menunjukkan bahwa minat terhadap emas masih sangat tinggi.
Apa yang Mendorong Kenaikan Harga Emas?
Lonjakan harga emas tidak terjadi begitu saja. Ketidakpastian global, termasuk kekhawatiran soal inflasi, gejolak geopolitik, dan ancaman resesi, membuat emas jadi pilihan utama investor sebagai tempat menyimpan nilai.
Selain itu, pelemahan nilai dolar Amerika Serikat juga ikut memicu permintaan emas dari pasar internasional. Ketika dolar melemah, harga emas relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri.
Tak ketinggalan, kebijakan suku bunga rendah dari berbagai bank sentral membuat emas semakin dilirik. Dengan bunga rendah, emas yang tak memberikan imbal hasil pun tetap dianggap menarik karena nilainya terus naik.
Jadi, Pilih Investasi atau Ambil Cuan Sekarang?
Kalau Anda sudah punya emas dan ingin memanfaatkan harga tinggi, ini bisa jadi momen menjual yang menguntungkan. Tapi bagi yang ingin menyimpan emas sebagai aset jangka panjang, kondisi saat ini tetap ideal untuk mulai mengoleksi.
Intinya, baik beli maupun jual, keputusan terbaik tetap ada di tangan Anda, sesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan. *(RED)



