PANDEGLANG, INST-Media.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Pandeglang pada Jumat sore, mengakibatkan sebuah pohon besar jenis katapang tumbang di area perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang. Pohon tersebut menimpa sebuah motor milik warga yang terparkir di lokasi tersebut.
Kejadian ini menghebohkan warga sekitar yang tengah berada di area Setda. Salah seorang warga terlihat berusaha keras untuk mengevakuasi motornya yang tertimpa batang pohon besar. Meskipun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material cukup signifikan, terutama bagi pemilik kendaraan yang terkena dampak.
Selain menimpa kendaraan, pohon yang tumbang juga mengenai kabel listrik yang melintas di lokasi, menyebabkan aliran listrik di sekitar area Setda terputus. Akibatnya, petugas dari PLN terpaksa melakukan pemadaman sementara untuk memastikan keselamatan dan memperbaiki kerusakan pada kabel listrik.
Menurut Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Pandeglang, Yosep Mardini, pohon katapang tersebut tumbang karena cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut. “Angin kencang dan hujan deras menjadi penyebab pohon besar itu tumbang. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kejadian ini mengganggu aktivitas di area tersebut,” jelas Yosep.
Yosep juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat kondisi cuaca ekstrem. Ia menyarankan agar warga tidak memarkir kendaraan di bawah pohon besar, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang. “Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti ini bisa menyebabkan pohon tumbang, jadi lebih baik parkir di tempat yang aman,” tambahnya.
Peristiwa tumbangnya pohon ini juga mengingatkan pentingnya perawatan rutin pohon-pohon besar di area perkotaan. Pemerintah daerah diharapkan dapat lebih memperhatikan kondisi pohon yang berada di kawasan perkotaan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Sementara itu, warga sekitar berharap agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat dampaknya yang bisa membahayakan keselamatan. Mereka juga menyampaikan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kejadian ini pun menjadi pelajaran penting bagi semua untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja. *(RED)



