- Advertisement -
- Advertisement -
CILEGON, INST-Media.id – Di tengah suasana Ramadan, Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kota Cilegon, menyimpan kisah unik: mushaf Al-Qur’an raksasa hasil tulisan tangan yang dibuat pada sepertiga malam.
Al-Qur’an berukuran 1,8 x 1,2 meter itu ditulis langsung almarhum KH Ahmad Basyarudin bersama santri setelah salat tahajud. Pengerjaannya membutuhkan kesabaran tinggi dan waktu sekitar satu tahun.
Kini mushaf tersebut masih tersimpan rapi dan menjadi kebanggaan pesantren sekaligus daya tarik santri.
- Advertisement -
“Penulisan dilakukan malam hari supaya lebih tenang. Tujuannya agar santri makin cinta Al-Qur’an,” kata Mukaromi, Sabtu (21/2/2026).
Keberadaan mushaf raksasa ini menjadi pengingat bahwa kecintaan pada kitab suci bisa diwujudkan lewat karya nyata. *(RED)
- Advertisement -



