CILEGON, INST-Media.id – Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, bersuara lantang! Ia menegaskan akan menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan dan mengganggu iklim investasi di Kota Cilegon, Banten.
Pernyataan ini disampaikan saat deklarasi anti premanisme yang digelar di Mapolres Cilegon, Sabtu (17/5/2025). Acara ini dihadiri ratusan pimpinan perusahaan, LSM, dan ormas. Mereka kompak mendukung upaya Polri dalam menciptakan keamanan yang kondusif, khususnya di kawasan industri Cilegon.
“Kami tidak akan toleransi terhadap aksi premanisme. Jika ada yang berani mengganggu investasi dan membuat resah, akan kami tindak! Brimob akan kami kerahkan jika perlu,” tegas AKBP Kemas.
Tak hanya aparat, pemerintah kota pun mendukung penuh langkah tersebut. Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengajak para investor agar melibatkan pelaku usaha lokal untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui lapangan kerja.
“Kami ingin investasi maju, tapi rakyat juga sejahtera. Libatkan pengusaha lokal dan serap tenaga kerja dari warga sekitar,” ujar Robinsar.
Deklarasi ini menjadi bukti keseriusan aparat dan pemerintah dalam menjaga Cilegon sebagai kota ramah investasi. Harapannya, industri makin berkembang tanpa gangguan, dan warga ikut merasakan manfaatnya.



