Saturday, June 27, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonMerdeka Bicara di Cilegon: Mahasiswa Blak-blakan Kritik Isu Pelecehan hingga Banjir!

Merdeka Bicara di Cilegon: Mahasiswa Blak-blakan Kritik Isu Pelecehan hingga Banjir!

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Program Merdeka Bicara Cilegon jadi ruang terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik dan aspirasi langsung kepada pemerintah. Dalam forum yang digelar di Paradiso Garden Cafe, Rabu (22/4/2026), mahasiswa menyoroti isu serius mulai dari pelecehan seksual hingga persoalan banjir.

Kegiatan ini dihadiri lengkap oleh Forkopimda, termasuk Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo. Puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi tampak aktif menyampaikan pendapat.

Wali Kota Robinsar menegaskan, forum ini bukan sekadar seremonial, tetapi wadah nyata komunikasi dua arah. “Kegiatan ini kami hadirkan untuk menampung aspirasi, kritik, dan saran mahasiswa agar bisa masuk dalam program kerja pemerintah,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Ia juga menyebut, sekitar 70 persen aspirasi mahasiswa sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan atau sedang dijalankan pemerintah daerah.
Salah satu sorotan utama datang dari perwakilan mahasiswa GMNI, Sarinah Hani.

Ia menilai Kota Cilegon tengah menghadapi kondisi darurat terkait maraknya kasus pelecehan seksual. “Cilegon saat ini darurat aman terkait kasus pelecehan seksual. Kami berharap ada langkah nyata dan tegas dari pemerintah,” tegasnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti kondisi taman layak anak yang dinilai belum optimal, serta pentingnya akses layanan perlindungan perempuan dan anak.

Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo mengapresiasi tingginya partisipasi mahasiswa. Menurutnya, forum ini menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah. “Antusiasme mahasiswa luar biasa, ini menandakan mereka peduli terhadap masa depan Cilegon,” katanya.

Melalui forum ini, Pemkot Cilegon berharap kolaborasi dengan mahasiswa semakin kuat dalam mengawal pembangunan yang lebih baik. *(RED)

Baca juga:  Muharram Culture Fest 2026 Resmi Dibuka, Wakil Wali Kota Fajar: Budaya Harga Mati yang Harus Terus Diperjuangkan
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular