CILEGON, INST-Media.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar simulasi pemungutan suara pada Minggu, 17 November 2024, di TPS 8, Kelurahan Ciwaduk. Simulasi ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada Serentak 2024 yang akan datang.
Dalam simulasi tersebut, KPU melibatkan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Mereka berperan untuk menguji dan memastikan semua prosedur berjalan dengan baik, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara. Simulasi ini melibatkan 575 pemilih yang terdaftar di TPS 8, terdiri dari 301 pemilih laki-laki dan 274 pemilih perempuan.

Urip Haryantoni, Komisioner KPU Kota Cilegon pada Divisi Teknis, menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan untuk mengukur waktu yang dibutuhkan dalam proses pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS dengan jumlah pemilih di bawah 600 orang. “Simulasi ini penting untuk memastikan bahwa proses pemungutan suara dapat selesai tepat waktu, mulai pukul 07:00 hingga 13:00,” katanya.
Simulasi ini juga membantu petugas KPPS untuk lebih memahami alur pemungutan suara dengan dua jenis surat suara, yaitu untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.
Dengan simulasi ini, KPU Cilegon berharap dapat meminimalisir potensi kendala dan memastikan kelancaran pada hari pemungutan suara Pilkada 2024. *(RED)



