LEBAK, INST-Media.id – Kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten di Lebak, Banten, kini menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah. Dari total sekitar 749 kilometer jaringan jalan kabupaten, 180 kilometer di antaranya memerlukan perbaikan bertahap.
Salah satu ruas yang paling banyak dikeluhkan warga berada di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak. Menurut warga, jalan yang dibangun delapan tahun lalu kini cukup padat dilalui kendaraan berat, khususnya truk pengangkut material proyek dan industri.
“Kami paham ini jalur penting untuk aktivitas logistik, tapi kami juga berharap kondisi jalan tetap nyaman dan aman dilalui,” ujar Wati, salah satu warga setempat, Jumat (18/7/2025).
Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan bahwa pihaknya sudah memiliki data lengkap ruas-ruas jalan yang membutuhkan perhatian khusus. Evaluasi dan penanganan bertahap akan terus dilakukan, termasuk dengan pendekatan koordinasi lintas sektor.
Kepala Dinas PUPR Lebak, Irvan Suyatupika, menyebutkan bahwa arus kendaraan berat memang turut memberi tekanan terhadap kondisi jalan, dan hal itu menjadi catatan penting dalam perencanaan perbaikan ke depan.
“Kami terus koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan sektor industri, agar beban jalan tetap sesuai kapasitas dan perbaikannya bisa terukur,” jelas Irvan.
Pemkab Lebak juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar pengaduan dan saran terkait infrastruktur dapat ditindaklanjuti secara efektif. Warga berharap agar perbaikan jalan dapat dilakukan bertahap sesuai skala prioritas, guna menunjang aktivitas ekonomi dan keselamatan pengguna jalan. *(RED)



