JAKARTA, INST-Media.id – Dunia film horor kembali dibuat geger dengan hadirnya film simpanse pembunuh berjudul Primate (2025). Disutradarai Johannes Roberts, film ini menghadirkan kisah menegangkan tentang seekor simpanse jinak bernama Ben yang berubah menjadi makhluk haus darah setelah insiden misterius di sebuah pulau tropis.
Awalnya, liburan sekelompok teman berjalan menyenangkan. Namun, setelah Ben digigit hewan liar, suasana berubah mencekam. Satu per satu korban berjatuhan, dan liburan berubah menjadi mimpi buruk penuh teror.
Keunikan Primate terletak pada konsepnya bukan manusia atau hantu, tapi simpanse sebagai antagonis utama. Dengan visual realistis dan atmosfer menegangkan, film ini sukses memadukan unsur thriller survival dan creature horror dengan cara yang segar dan intens.
Selain menyajikan adegan brutal, Primate juga menyiratkan pesan tentang hubungan manusia dan alam: ketika manusia mencoba menguasai makhluk hidup lain, bencana bisa datang sewaktu-waktu.
Film ini mendapat sambutan positif di berbagai festival, bahkan mencetak skor 88% di Rotten Tomatoes. Banyak penonton menyebutnya sebagai film “menegangkan, mengerikan, dan berbeda dari horor biasa.”
Dengan visual kuat dan kisah yang menggigit, Primate (2025) menjadi tontonan wajib bagi penggemar film horor yang mencari sensasi baru di mana teror tak selalu datang dari monster, tapi bisa juga dari makhluk yang tampak jinak.



