LEBAK, INST-Media.id – Curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir memicu longsor di Kampung Tenggalumbu, Desa Wanasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Kapolsek Cibeber, IPTU Henri Sinaga, bersama timnya, langsung turun ke lokasi untuk mengecek kondisi terkini.
“Kami melakukan pengecekan di jalur perekonomian dan pemukiman warga yang terkena dampak tanah longsor akibat hujan deras yang terus menerus,” ujar Kapolsek Henri pada Kamis (5/12/2024).
Kapolsek juga memberikan pesan khusus kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan. “Saya telah menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk terus menyampaikan pesan keamanan kepada warga di desa binaan masing-masing. Masyarakat harus ekstra hati-hati, terutama saat bertani atau berkebun, mengingat wilayah ini berada di perbukitan yang rawan longsor,” katanya.

Longsor di Tenggalumbu menghambat jalur utama yang menjadi penghubung antarwilayah. Meski begitu, tim dari kepolisian dan warga setempat telah bekerja keras memastikan jalur tersebut bisa segera dilalui kembali.
Kapolsek Henri juga mengingatkan bahwa curah hujan diprediksi masih tinggi hingga beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, warga diminta untuk selalu memperhatikan kondisi sekitar, terutama mereka yang tinggal di daerah rawan longsor.
Pengecekan lapangan oleh Polsek Cibeber juga bertujuan untuk memetakan kebutuhan bantuan serta meminimalkan dampak lebih lanjut. “Kami siap membantu warga yang terdampak, termasuk memastikan jalur logistik tetap lancar,” tambah Henri.
Warga Kampung Tenggalumbu menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran pihak kepolisian yang bergerak cepat membantu masyarakat. “Kami berharap ada solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ini, seperti penguatan infrastruktur di daerah rawan longsor,” ungkap seorang warga.
Dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem, pihak kepolisian terus memantau dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan potensi bahaya agar dapat ditindaklanjuti. *(RED)



