LEBAK, INST-Media.id – Sungai Citorek selalu dipenuhi dengan ribuan ikan mas jumbo yang menarik perhatian masyarakat. Fenomena ini memunculkan rasa ingin tahu tentang rahasia di balik keberhasilan budidaya ikan mas di kawasan tersebut.
Warga Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten, berhasil menciptakan koloni ikan mas jumbo yang mencapai berat hingga 15 kilogram. Ikan mas yang dikenal dengan sebutan “ikan sinyonya” ini menghiasi aliran sungai dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Proses budidaya ikan mas sinyonya ini dimulai setelah panen padi. Ikan dipijahkan di sawah dan dibesarkan hingga mencapai ukuran satu kilogram. Setelah itu, ikan dipindahkan ke kerengkang di bantaran sungai yang menciptakan lingkungan ideal untuk pertumbuhannya. “Kami memanfaatkan aliran sungai untuk budidaya ikan mas, sehingga ikan dapat tumbuh sehat dan besar,” ujar Ruswana, pemuda adat Citorek saat ditemui belum lama ini.

Menurut Ruswana, ikan mas sinyonya tidak hanya dijadikan sumber konsumsi dalam acara syukuran dan selamatan, tetapi juga menjadi komoditas yang dijual kepada wisatawan. “Harga ikan mas jumbo ini bervariasi antara Rp700.000 hingga jutaan rupiah, tergantung kesepakatan dengan pembeli. Banyak pengunjung yang datang hanya untuk melihat dan membeli ikan mas jumbo ini,” tambahnya.
Keberadaan ikan mas jumbo di Sungai Citorek tidak hanya berpengaruh positif bagi perekonomian warga, tetapi juga menjadi simbol kekayaan budaya lokal yang perlu dilestarikan. Namun, warga tetap diingatkan untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai agar tradisi ini dapat terus berlangsung.
Dengan proses budidaya yang inovatif dan perhatian terhadap lingkungan, Sungai Citorek kini menjadi rumah bagi ribuan ikan mas jumbo yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. *(RED)



