Saturday, April 18, 2026
header ads 728x90
HomePeristiwaSejumlah Jurnalis Diduga Alami Kekerasan saat Liput Sidak Limbah Pabrik di Serang

Sejumlah Jurnalis Diduga Alami Kekerasan saat Liput Sidak Limbah Pabrik di Serang

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Insiden tidak mengenakkan menimpa sejumlah jurnalis saat meliput inspeksi mendadak (sidak) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di pabrik peleburan timbal PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Para wartawan diduga mengalami intimidasi hingga kekerasan fisik.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (21/8/2025). Bukannya diberi akses sebagaimana mestinya, jurnalis yang hadir justru diduga dihadang, bahkan ada yang mengalami pemukulan serta perampasan alat kerja.

Sedikitnya 10 wartawan dari media lokal dan nasional tercatat hadir, di antaranya Radar Banten, Tribun Banten, Tempo, Antara, Detik, SCTV, Jawa Pos TV, Banten TV, hingga BantenNews.co.id.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Hendi, jurnalis Jawa Pos TV, mengaku sempat disandera saat bertugas. “Kami datang resmi untuk liputan sidak KLHK, tapi malah diperlakukan kasar. Saya bahkan sempat disandera, rekan saya dipukul, dan alat kerja dirampas,” kata Hendi.

Sementara Rifky, wartawan Tribun Banten, mengaku harus dilarikan ke rumah sakit karena dipukul hingga memar. “Badan saya sakit semua, dipukul sampai memar. Sekarang saya menuju rumah sakit untuk visum,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Kasus ini langsung menjadi perhatian publik karena menambah catatan dugaan kekerasan terhadap jurnalis di lapangan. Para pekerja pers mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini.

“Jurnalis bekerja untuk kepentingan masyarakat. Kalau pers mendapat intimidasi, maka hak publik atas informasi juga terancam,” ujar seorang jurnalis lain yang ikut meliput.

Insiden ini menimbulkan keprihatinan mendalam karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan terhadap limbah berbahaya. *(RED)

Baca juga:  49 Siswa MTs Al Inayah Cilegon Dirawat, Diduga Keracunan Makanan
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular