Friday, May 1, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaSerangSekolah Terendam Banjir di Kramatwatu, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

Sekolah Terendam Banjir di Kramatwatu, Pemkab Serang Siapkan Normalisasi Kali Tonjong

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bergerak cepat menindaklanjuti banjir yang merendam SMP Negeri 2 Kramatwatu dan SD Negeri Tonjong, Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu. Atas perintah langsung Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Serang Febriyanto turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu, 14 Januari 2026.

Banjir dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Genangan air mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM), sehingga siswa terpaksa menjalani pembelajaran terbatas, baik di sekolah maupun dari rumah.

Febriyanto menjelaskan, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang diperparah dengan penyempitan dan pendangkalan Kali Tonjong. Ia memastikan pemerintah daerah akan segera melakukan normalisasi sungai sebagai solusi jangka panjang.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Ini tindak lanjut perintah Ibu Bupati agar OPD hadir langsung di tengah masyarakat terdampak banjir. Untuk Desa Tonjong, penyebab utama banjir adalah penyempitan kali. Insyaallah tahun 2026 ini akan kita normalisasi,” ujarnya.

Normalisasi Kali Tonjong direncanakan sepanjang 3.500 meter dengan estimasi pelaksanaan dimulai Maret atau April 2026, melibatkan DPUPR, pemerintah kecamatan, dan desa setempat.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Selain dua sekolah, banjir juga merendam sekitar 30 rumah warga di Desa Tonjong. Dalam kunjungannya, Febriyanto turut menyerahkan bantuan makanan siap saji kepada warga terdampak.

Guru SMPN 2 Kramatwatu sekaligus tokoh masyarakat, Endang Sodikin, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah. Ia berharap rencana normalisasi segera terealisasi agar banjir tidak kembali mengganggu aktivitas pendidikan.

“Sebanyak 15 ruang kelas terendam dan berdampak pada 528 siswa. Kami berharap ke depan siswa bisa belajar dengan nyaman tanpa dihantui banjir,” ungkapnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular