CILEGON, INST-Media.id – Banjir setinggi 20 hingga 40 sentimeter merendam lima sekolah dasar di Kecamatan Jombang dan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (14/1/2026). Akibatnya, aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara.
Banjir terjadi akibat luapan sungai di sejumlah titik menyusul curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Air menggenangi ruang kelas dan halaman sekolah.
Guru SDN Masigit 1, Heriyadi, mengatakan kegiatan belajar sudah diliburkan sejak dua hari terakhir.
“KBM kita hentikan sementara. Siswa belajar dari rumah sampai air benar-benar surut dan sekolah dibersihkan,” ujarnya.
Ribuan siswa terdampak dan harus mengikuti pembelajaran secara daring. Selain ruang kelas, banjir juga membawa lumpur dan sampah yang harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum sekolah kembali digunakan.
Sekretaris Dindikbud Kota Cilegon, Humaidi, menyebut penghentian KBM dilakukan demi keselamatan siswa.
“Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Warga berharap banjir tidak berlarut agar aktivitas sekolah bisa kembali normal. *(RED)



