PANDEGLANG, INST-Media.id – Potret menyedihkan dunia pendidikan kembali terlihat di Kabupaten Pandeglang, Banten. Siswa-siswi SD Negeri Bojen 2, Kecamatan Sobang, terpaksa mengikuti pelajaran di teras dan halaman sekolah karena keterbatasan ruang kelas.
Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa tahun. Dengan jumlah siswa yang terus bertambah, ruang belajar yang tersedia tak lagi mencukupi. Akibatnya, sebagian siswa belajar secara bergantian, bahkan ada yang duduk langsung di lantai dan tanah.
“Kalau hujan kami basah, kalau panas ya kepanasan,” ujar Ali, seorang siswa kelas 3 dengan polos, Rabu (28/5/2025).
Beberapa dari mereka bahkan harus menulis di punggung temannya karena tidak ada meja belajar.
Darni, Kepala Sekolah SDN Bojen 2, mengaku kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pihak sekolah. “Sudah kami upayakan lewat pengajuan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyampaikan bahwa banyak sekolah di wilayahnya menghadapi kondisi serupa. “Kami sadari persoalan ini, dan dalam waktu dekat akan segera diprioritaskan untuk pembangunan ruang kelas baru,” katanya.
Dari kisah ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa masih ada anak-anak Indonesia yang berjuang keras hanya untuk bisa belajar layak. Pemerintah daerah diminta bertindak cepat agar semangat belajar anak-anak tak padam karena keterbatasan fasilitas. *(RED)



