PANDEGLANG, INST-Media.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang sejak Minggu (25/5/2025) malam membuat Sungai Ci Elor di Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, tak mampu menahan debit air. Akibatnya, air sungai meluap dan merendam permukiman warga pada Senin siang.
Banjir yang terjadi secara tiba-tiba itu mengagetkan warga. Dalam hitungan jam, air sudah masuk ke dalam rumah dengan ketinggian mencapai dua meter. Sebanyak 200 kepala keluarga terdampak dan sebagian besar mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
“Air naik cepat banget. Tiba-tiba saja sudah masuk rumah. Kami langsung bawa anak-anak ke tempat aman,” ungkap Dimyati, salah satu warga terdampak, Senin (26/5/2025).
Beni Madsira, relawan dari Kampung Siaga Bencana, menyebutkan banjir kali ini merupakan yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Curah hujan yang ekstrem memicu meluapnya Sungai Ci Elor dan merendam rumah-rumah di sekitarnya.
“Data sementara ada sekitar 200 KK terdampak. Ketinggian air sangat bervariasi, tapi di beberapa titik bisa sampai dua meter,” jelas Beni.
Warga kini sangat membutuhkan bantuan logistik dan selimut. Beberapa rumah rusak ringan dan perabotan terendam air. Kondisi di lokasi masih siaga karena hujan ringan kembali turun pada Senin sore.
Pemerintah daerah diminta segera turun tangan dan mendirikan posko bantuan untuk warga yang terdampak bencana ini. *(RED)



