Friday, April 17, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenAngin Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Cikamunding Lebak

Angin Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Cikamunding Lebak

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

LEBAK, INST-Media.id – Wilayah Kecamatan Cilograng, Lebak, Banten kembali mengalami bencana alam pada Jumat, 1 November 2024, ketika angin puting beliung menerjang Desa Cikamunding. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16:30 WIB ini meninggalkan dampak yang sangat merugikan bagi warga setempat.

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, puting beliung tersebut menyebabkan 10 rumah rusak parah dan 15 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Selain itu, lima tiang listrik roboh dan ratusan pohon tumbang, mengakibatkan pemadaman listrik dan terhalangnya akses jalan di area terdampak.

Kepala Desa Cikamunding, Yayan Hendayana, mengungkapkan betapa seriusnya situasi ini. “Banyak rumah yang hancur, dan saung di depan kantor desa juga ambruk. Listrik padam, dan kami masih dalam proses evakuasi serta pendataan untuk membantu warga yang terkena dampak,” katanya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, menyatakan bahwa timnya sedang melakukan verifikasi untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan. “Kami tengah mengumpulkan data untuk mengajukan bantuan dari Dinas Sosial. Sangat penting bagi kami untuk segera mengetahui skala kerusakan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Hingga sore hari, laporan sementara menunjukkan bahwa total 25 rumah terkena dampak, dengan kebutuhan mendesak bagi para korban meliputi makanan siap saji, air bersih, selimut, tenda, dan sembako. Tim tanggap darurat BPBD juga menyatakan perlunya alat berat, seperti gergaji mesin, untuk membersihkan puing-puing dan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Yayan Hendayana berharap agar bantuan segera tiba dari pemerintah dan pihak terkait. “Kami sangat berharap adanya respons cepat agar warga bisa segera mendapatkan kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.

Di tengah kesulitan ini, masyarakat setempat saling bahu-membahu membantu satu sama lain. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya persiapan dan kewaspadaan dalam menghadapi bencana alam, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (RED)

Baca juga:  49 Siswa MTs Al Inayah Cilegon Dirawat, Diduga Keracunan Makanan
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular