Tuesday, July 21, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaSerangBupati Serang Tancap Gas Awal 2026, OPD Wajib Tuntaskan Target 100 Hari...

Bupati Serang Tancap Gas Awal 2026, OPD Wajib Tuntaskan Target 100 Hari Kerja

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk langsung tancap gas mengimplementasikan program Tahun Anggaran 2026 dengan menetapkan target 100 hari kerja. Ia mengingatkan agar OPD tidak terjebak pada persoalan administrasi awal tahun yang berpotensi menunda pelayanan publik dan pelaksanaan program prioritas daerah.

Arahan tersebut disampaikan Ratu Zakiyah, sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah, dalam rapat dinas yang dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun Anggaran 2026, penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja, serta launching Aplikasi Sistem Informasi Berkas Online SP2D Serang (SIBOSS) di Aula Tb. Suwandi, Selasa (13/1/2026).

“Arah kebijakan di awal tahun ini sangat jelas, setiap perangkat daerah harus membuat target 100 hari kerja. Tahun 2026 adalah titik awal pelaksanaan program, dan semua harus berjalan optimal untuk kepentingan masyarakat,” tegas Ratu Zakiyah kepada wartawan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Ia menilai, pola kerja aparatur sebelumnya masih cenderung menunggu arahan pimpinan. Untuk itu, ia meminta seluruh OPD lebih aktif dan responsif, terutama dalam kondisi darurat atau kebutuhan mendesak masyarakat.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kerja cepat, sigap, dan reaktif terhadap persoalan yang terjadi,” tandasnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Ratu Zakiyah juga menginstruksikan kepala OPD untuk menetapkan quick wins atau program prioritas yang hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat dalam 100 hari ke depan, baik di sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan perizinan, hingga pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, ia menekankan peran strategis pejabat eselon III sebagai motor penggerak teknis agar melakukan bedah anggaran secara mendalam, khususnya untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa yang bersifat mendesak dapat berjalan sejak Januari.

“Jangan ada lagi penumpukan pekerjaan di akhir tahun atau Triwulan IV,” tegasnya.

Baca juga:  Bukan Sekadar Makan, Tiga Hotel Aston di Banten Hadirkan Sensasi Tokyo Lewat 60 Seconds to Tokyo

Dalam kesempatan tersebut, Ratu Zakiyah juga menyoroti pentingnya sinkronisasi dan kolaborasi antar OPD. Menurutnya, berbagai persoalan daerah seperti penanganan stunting hingga pengelolaan sampah tidak dapat diselesaikan secara parsial.

“Saya minta dalam 100 hari ini ego sektoral dibuang jauh-jauh. Kolaborasi adalah kunci. Bentuk tim percepatan strategis dengan kerja yang cepat, tepat, dan konkret,” ujarnya.

Untuk memastikan target berjalan sesuai rencana, Ratu Zakiyah menegaskan akan memantau langsung capaian kinerja melalui sistem pelaporan yang ketat. Ia juga menginstruksikan Sekretaris Daerah dan Inspektorat menyiapkan dashboard evaluasi 100 hari kerja OPD Tahun 2026.

“Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar utama dalam penilaian kinerja dan kebijakan pola karier,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja, serta peluncuran aplikasi SIBOSS, sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada hasil.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, para kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Serang.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular