SERANG, INST-Media.id – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengunjungi lokasi pengungsian korban bencana tanah longsor di Gedung Madrasah Roudhotunnajah, Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Rabu (7/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para pengungsi serta penanganan bencana berjalan optimal.
Ratu Zakiyah, sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah, tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIB didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kabupaten Serang Febriyanto, Kepala BPBD Ajat Sudrajat, serta Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Serang itu disambut haru ratusan pengungsi dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang menggema di lokasi pengungsian.
Para pengungsi merupakan warga yang bermukim paling dekat dengan Area Bukit Gapuas, lokasi longsor yang terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB akibat tingginya curah hujan. Berdasarkan data sementara, tercatat 193 kepala keluarga (KK) atau 504 jiwa terdampak, terdiri dari 31 lansia, 21 balita, dan 4 ibu hamil. Sebanyak 97 rumah turut terdampak, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
“Longsornya cukup tinggi dan mengkhawatirkan. Demi keselamatan, warga yang berada dekat titik longsor kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan.
Ia memastikan kebutuhan dasar pengungsi telah diakomodasi melalui pendirian dapur umum, penyaluran sembako, makanan siap saji, perlengkapan bayi, hingga bantuan kasur lipat dan selimut. Pemerintah daerah juga menyiapkan WC portabel dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Sementara itu, BPBD dan DPUPR masih melakukan asesmen lanjutan guna memastikan keamanan wilayah sebelum warga dipulangkan. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan seiring prediksi curah hujan yang masih tinggi.



