SERANG, INST-Media.id – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali membawa angin segar dalam dunia pertanian Indonesia dengan menggelar panen kedelai perdana di Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Dengan hasil 4,5 ton kedelai dari lahan seluas 1,5 hektar, kegiatan ini menjadi simbol nyata dari upaya TNI AL mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Kegiatan panen yang berlangsung serentak di tiga wilayah, yakni Serang, Bogor, dan Lampung, ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan TNI dalam mengurangi ketergantungan pada impor pangan, khususnya kedelai. Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa program swasembada pangan melalui panen raya ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memperkuat sistem pertahanan negara melalui kemandirian dalam sektor pangan.

“Ini adalah langkah nyata untuk memastikan ketahanan pangan yang tidak hanya mendukung pertahanan negara tetapi juga kesejahteraan rakyat,” jelas Laksamana Ali saat konferensi pers setelah panen raya pada Kamis (8/5/2025).
Panen raya kedelai ini juga mendapat perhatian serius dari Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro. Ia mengungkapkan bahwa meskipun produksi kedelai dalam negeri baru mencapai 20 persen, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemicu untuk mengurangi angka impor yang saat ini masih mencakup 80 persen kebutuhan kedelai di Indonesia.

“Dengan produksi lokal yang meningkat, kami berharap ketergantungan pada impor kedelai dapat terus berkurang,” kata Yudi Sastro.
Langkah strategis ini adalah bagian dari program besar untuk mencapai swasembada pangan yang lebih berkelanjutan, serta mendukung stabilitas ekonomi dan pangan jangka panjang di Indonesia. *(RED)



