CILEGON, INST-Media.id — Wali Kota Cilegon Robinsar meminta camat, lurah, RT dan RW ikut aktif mendorong masyarakat melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pemkot Cilegon menargetkan capaian aktivasi IKD mencapai 30 persen pada akhir September 2026.
Robinsar menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Koordinasi Penerapan IKD di Kantor Disdukcapil Kota Cilegon, Jumat (21/8/2026).
“Camat, lurah, RT dan RW harus turut berperan aktif mendorong masyarakat untuk mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kita ingin capaian aktivasi IKD di Kota Cilegon terus meningkat dan semoga bisa mencapai minimal 30 persen pada September 2026,” ujar Robinsar.
Saat ini, capaian aktivasi IKD di Kota Cilegon baru sekitar 7 persen. Karena itu, pemerintah daerah memperluas sosialisasi sekaligus mendorong kemudahan layanan aktivasi bagi masyarakat.
“Saat ini aktivasi IKD sedang kita galakkan. Kita juga sudah instruksikan kepada lurah dan para camat agar menyosialisasikannya ke masyarakat dan kami juga berharap agar RT/RW membantu dengan memfasilitasi warganya yang ingin daftar,” katanya.
Menurut Robinsar, IKD dapat mempermudah berbagai kebutuhan administrasi kependudukan dan pelayanan publik di era digital.
Kepala Disdukcapil Kota Cilegon Hayati Nufus menjelaskan, IKD merupakan pendamping KTP fisik yang memuat sejumlah dokumen kependudukan secara digital, seperti KK, biodata penduduk dan akta kelahiran.
Aktivasi IKD hanya dilayani petugas Disdukcapil di kelurahan, kecamatan, Mal Pelayanan Publik (MPP), dan kantor Disdukcapil Kota Cilegon. *(RED)



