TEL AVIV, INST-Media.id – Konflik bersenjata antara Iran dan Israel makin panas dan tak terbendung. Kedua negara saling meluncurkan serangan mematikan yang tak hanya menghancurkan fasilitas militer, tapi juga memakan banyak korban sipil.
Israel lebih dulu memulai Operasi “Rising Lion”, menyasar lebih dari 100 titik penting di Iran, termasuk dua lokasi sensitif: fasilitas nuklir Natanz dan Fordow. Serangan dilakukan secara masif lewat drone dan jet tempur. Bahkan, kabarnya agen Mossad ikut turun langsung dalam misi rahasia.
Tak tinggal diam, Iran membalas lewat “Operation True Promise 3”. Ratusan rudal dan drone kamikaze ditembakkan ke berbagai kota besar di Israel, mulai dari Tel Aviv, Haifa, hingga Beersheba. Salah satu rudal menghantam Rumah Sakit Soroka dan membuat dunia internasional geger.
Korban Jiwa & Kerusakan
Iran: Lebih dari 430 orang tewas, termasuk pejabat militer dan ilmuwan nuklir. Ribuan lainnya luka-luka, dan banyak kota terputus dari listrik serta internet.
Israel: Sedikitnya 24 orang tewas, puluhan luka-luka. Banyak gedung hancur, dan sistem pertahanan Iron Dome mulai kewalahan.
Situasi Dunia Memanas
Harga minyak global langsung naik 9%, sementara negara-negara seperti India dan Jepang mulai panik dan siapkan skenario darurat energi.
Negara-negara seperti Qatar dan Turki mencoba jadi penengah. Tapi hingga kini, kedua pihak belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. *(RED)



