SERANG, INST-Media.id – Tumpukan sampah berserakan di pinggir Jalan Raya Bojonegara dan Jalan Terate, Kabupaten Serang. Kondisi ini sudah berlangsung selama berbulan-bulan tanpa ada solusi jelas dari pemerintah daerah.
Tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Kabupaten Serang menjadi penyebab utama. Warga pun terpaksa membuang sampah rumah tangga ke lahan kosong di pinggir jalan karena tidak tahu harus buang ke mana lagi.
Pantauan di lapangan pada Sabtu (31/5/2025), , ratusan kubik sampah menumpuk hingga menggunung. Aroma tidak sedap menyebar, mengganggu kenyamanan warga dan pengendara yang melintas. Kondisi ini terjadi di dua kecamatan, yakni Kramatwatu dan Bojonegara.
“Ini udah lama banget, nggak ada tempat buang sampah. Ya kami buang di sini aja,” kata Tono, warga sekitar.
Meski menjadi sumber masalah, tumpukan sampah ini juga menjadi ‘ladang rezeki’ bagi sebagian warga. Beberapa di antaranya mencari barang bekas seperti plastik dan besi tua untuk dijual kembali.
Warga berharap pemerintah segera menyediakan TPSA atau solusi lain agar masalah sampah ini tidak terus dibiarkan. Mereka khawatir, jika terus menumpuk, bukan hanya merusak pemandangan, tapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar.*(RED)



