PANDEGLANG, INST-Media.id – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono berkunjung ke Desa Tembong Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang.
Yang menarik dari kunjungannya adalah wamenkes ingin mengetahui lebih jauh program Kader Jemput Dahak (Kajedak), bahkan ingin menjadikan program tersebut sebagai program percontohan karena sudah bisa melampaui target sasaran program Tubercolusis (TBC) di Pandeglang.
“Kami dapat laporan bahwa Kabupaten Pandeglang khususnya Desa Tembong melakukan inovasi untuk kegiatan desa melakukan notifikasi dan identifikasi penderita TBC, bahkan melampaui capaian”.
Demikian dikatakan Wamenkes saat kunjungan ke Desa Tembong Kecamatan Carita, Jumat (17/1).
Menurut wamenkes, penemuan TBC itu bukan menjadi penilaian yang jelek, namun menurutnya justru kalau daerah itu bisa menemukan kasus TBC menjadi prestasi untuk daerahnya.
Temukan dulu kasusnya, selanjutnya baru bisa bicara pembebasan dari TBC karena penyakit itu bisa disembuhkan”, lanjutnya.
Lebih lanjut Wamenkes mengatakan, seluruh wilayah di Indonesia kurang lebih ada satu juta kasus TBC. Bahkan Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia.
“Kenapa saya datang ke sini bukan untuk memberikan wejangan. Sebenarnya justru saya kesini Ingin belajar dari bapak ibu yang luar biasa. Kita Pemerintah Pusat terbuka untuk belajar dari apa yang dilakukan oleh daerah”, pungkasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, ada beberapa kebijakan daerah yang diterbitkan sebagai dukungan pemerintah daerah dalam penanggulangan tuberculosis.
Menurutnya, beberapa peraturan tersebut diantaranya Peraturan Bupati Pandeglang Nomor 54 tahun 2024 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberculosis dan Peraturan Bupati Pandeglang Nomor 43 tahun 2023 tentang Penanggulangan Tuberculosis. (Kha/Red)



