CILEGON, INST-Media.id – Kemunculan asap kuning di kawasan PT Vopak Terminal Merak, Kota Cilegon, sempat memicu kepanikan warga sekitar. Banyak yang menduga terjadi kebocoran bahan kimia. Namun pihak perusahaan memastikan kabar tersebut tidak benar.
Perwakilam HRD PT Vopak Terminal Merak, Memed Adinegara, menegaskan uap itu muncul saat proses pembersihan fasilitas penampungan sisa bahan, bukan akibat kebocoran tangki atau gangguan produksi.
“Kami tidak melakukan produksi bahan kimia, hanya penyimpanan. Tidak ada kebocoran tangki maupun pipa. Uap kuning itu muncul saat pembersihan,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, tidak ada korban luka dari pekerja. Perusahaan juga langsung berkoordinasi dengan pemerintah dan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi warga di sekitar pabrik, termasuk pemeriksaan kesehatan di lingkungan terdekat.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat, mengingat sebelumnya pernah ada warga yang mengeluh sesak napas dan mual saat mencium bau menyengat dari area industri.
Saat ini, operasional PT Vopak disebut berjalan normal dengan pengawasan keselamatan yang diperketat.
“Keselamatan tetap prioritas utama. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan warga,” tutup Memed. *(RED)



