MERAK, INST-Media.id – Arus mudik Lebaran 2025 berjalan lancar dan terkendali. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran penyeberangan, khususnya di rute utama Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pengguna jasa, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, mitra kerja, dan media massa atas sinergi dalam memastikan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
“Kami bersyukur dan mengapresiasi penuh seluruh stakeholder dalam perjalanan operasional Angkutan Lebaran ini. Meskipun terjadi antrean akibat peningkatan volume kendaraan, masyarakat tetap dapat menyeberang dengan selamat dan bertemu keluarga untuk merayakan Idul Fitri,” ujar Heru, Minggu (30/3/2025).
Puncak Arus Mudik Terkendali
Pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran, ASDP mencatat total kendaraan yang menyeberang mencapai 42.288 unit. Dari jumlah tersebut, sepeda motor mendominasi dengan 21.863 unit, diikuti roda empat sebanyak 17.982 unit, bus 951 unit, dan truk 1.492 unit.
Sementara itu, Pelabuhan Ciwandan mencatat rekor tertinggi untuk sepeda motor pada Sabtu (29/3) atau H-2 Lebaran, dengan 23.264 unit menyeberang dari Jawa ke Sumatera.
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada H-2, total penumpang mencapai 161.656 orang, meningkat 3% dibandingkan tahun lalu. Kendaraan roda dua naik signifikan sebesar 53%, sementara kendaraan roda empat mengalami sedikit penurunan sebesar 8%. Secara kumulatif, total penumpang dari H-10 hingga H-2 mencapai 833.404 orang, naik 7% dari tahun sebelumnya.
Antisipasi Lonjakan di Ketapang-Gilimanuk
Lonjakan penumpang juga terjadi di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk akibat penutupan operasional selama Hari Raya Nyepi. General Manager ASDP Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, menyebut adanya peningkatan signifikan dalam reservasi tiket.
“Kami sudah mengantisipasi dengan pola operasi yang matang dan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder, terutama terkait rekayasa arus lalu lintas,” kata Yani.
Di Pelabuhan Gilimanuk, jumlah reservasi kendaraan mencapai 592 unit, dengan kuota layanan ditingkatkan hingga 600 kendaraan per jam pada jam-jam sibuk. Sementara di Pelabuhan Ketapang, tiket penyeberangan menuju Bali sudah terisi penuh sejak pagi hingga sore hari.
ASDP mengimbau para pengguna jasa untuk datang sesuai jadwal yang tertera pada tiket guna menghindari kepadatan. Informasi terbaru dapat dipantau melalui aplikasi Ferizy atau kanal resmi ASDP.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar arus balik Lebaran juga berjalan lancar dan terkendali,” tutup Heru. *(RED)



