CILEGON, INST-Media.id – Penutupan sementara Jalur Cikuasa Atas akibat perbaikan jembatan berdampak besar pada layanan karantina hewan dan tumbuhan di Merak. Sejumlah sopir truk yang hendak mengurus dokumen kesehatan di Kantor Satuan Pelaksana Badan Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Banten terpaksa memutar arah karena jalur utama menuju pelabuhan tak bisa dilalui.
Kondisi ini membuat pelayanan karantina tersendat. Sopir truk pengangkut ternak, Syukur, mengeluhkan rute alternatif yang memicu kemacetan, terutama di pertigaan Gerem yang jadi titik temu berbagai kendaraan berat.
“Harus mutar jauh, ketemu macet, jadi ngaret semuanya,” ungkap Syukur, sopir truk pengangkut sapi, Senin (30/6/2025).
Kepala Satpel Merak BKHIT Banten, Melani Wahyu Adiningsih, mengakui situasi ini berdampak pada proses pengawasan. Namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan instansi karantina di Lampung dan daerah lain untuk memastikan pengiriman hewan dan tumbuhan tetap aman dan tak luput dari pemeriksaan.
“Kami tetap tingkatkan pengawasan, khususnya lintas Sumatera–Jawa. Jalur boleh terhambat, tapi pengawasan tak boleh longgar,” ujarnya.
Para pengemudi berharap perbaikan jembatan bisa segera rampung agar perjalanan dan pengurusan dokumen tak lagi terkendala. *(RED)



