CILEGON, INST-Media.id – Kepolisian Resort (Polres) Cilegon menggelar deklarasi bersama melawan premanisme yang kerap meresahkan dunia industri. Puluhan perwakilan dari perusahaan, organisasi masyarakat (ormas), dan tokoh pelaku industri hadir dalam acara yang berlangsung di halaman Mapolres Cilegon, Sabtu (17/5/2025).
Deklarasi ini bukan hanya seremonial, tapi wujud nyata dari komitmen bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan, ancaman, dan tekanan yang sering kali menghambat iklim investasi di Kota Baja tersebut.
Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, menegaskan bahwa deklarasi ini muncul setelah mencuatnya kasus dugaan permintaan jatah proyek secara paksa oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi tertentu.

“Perusahaan harus bebas dari tekanan dan intimidasi. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk menjaga dunia usaha tetap bersih dan profesional,” ujar Kemas.
Kapolres juga mengajak seluruh pihak untuk tidak ragu melapor jika menemukan praktik premanisme. Menurutnya, saat ini sudah ada 69 kasus yang ditangani sebagai bentuk pembinaan dan penindakan terhadap pelaku. *(RED)



