
PANDEGLANG, Inst Media – Usai Kota Cilegon, kini bencana banjir melanda Kabupaten Pandeglang, Minggu 4 Februari 2024.
Pada bencana banjir di Kabupaten Pandeglang, ini berimbas pada akses jalan menuju lima desa di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang terputus.
Terputusnya akses jalan menuju lima desa di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Banten akibat aliran Sungai Cilemer meluap.
Pantauan wartawan di lapangan, tampak sejumlah warga mengevakuasi diri dengan menggunakan peralatan seadanya.
Ada yang membuat rakit dari pelepah pisang dan ada juga dari sejumlah batang bambu.
Rakit-rakit ini untuk mengangkut barang-barang penting menuju dataran lebih tinggi.
Tapi ada pula warga yang menggotong barang mereka, kemudian membawanya saat evakuasi diri.
Ali Mahfudin, salah satu warga mengatakan jika banjir yang menggenang rumahnya mencapai 80 sentimeter.
Kata dia, sebanyak kurang lebih 97 rumah terendam air setelah banjir terjadi di kecamatan tersebut.
“Sekarang akses jalan semuanya terputus karena banjir. Di rumah saya saja tinggi air kira-kira sampai 80 sentimeter. Ini semua terjadi karena luapan Sungai Cilemer,” katanya.
Sementara Ratna, warga lainnya, mengatakan jika warga tengah kesulitan air bersih karena air banjir tidak kunjung surut.
Kata dia, berharap adanya bantuan dari pemerintah.
“Semoga bantuan dari pemerintah bisa segera datang. Karena jangankan untuk makan, air bersih pun kami sedang kekurangan,” ujarnya.(/red)



