PANDEGLANG, INST-Media.id – Nasib tragis dialami AP (40), warga Desa Bojong, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang. Pria yang dikenal hidup sebatang kara itu ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, Senin (16/6/2025) sore, setelah diduga mengakhiri hidup karena depresi akibat tekanan hidup.
Penemuan jasad Acip bermula dari warga sekitar yang mencium bau tak sedap dari dalam rumah korban. Saat didobrak, tubuh Acip sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan leher terikat tali tambang berwarna oranye. Diduga korban sudah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.
Menurut keterangan polisi, Acip sebelumnya bekerja serabutan. Namun dalam beberapa waktu terakhir, ia tidak lagi mendapat pekerjaan. Tidak memiliki keluarga, kesulitan ekonomi, dan hidup sendiri di pelosok menjadi tekanan berat yang kemungkinan besar membuatnya putus asa.
Kapolsek Bojong, IPTU Edi Rumana, membenarkan peristiwa ini dan mengatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. “Hasil pemeriksaan medis dan tim Inafis menunjukkan korban meninggal murni karena gantung diri,” jelasnya.
Kisah memilukan ini menjadi potret buram dampak tekanan hidup dan minimnya perhatian sosial terhadap mereka yang hidup sendiri dan tak memiliki penghasilan. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait lebih peduli terhadap kondisi masyarakat kecil yang hidup dalam keterbatasan. *(RED)



